
MALUKU UTARA – LINGKARSULTRA.COM – Jaksa Agung Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi sejumlah pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Salah satu pejabat yang mendapat kepercayaan baru adalah Safri Abd Muin, S.H., M.H. Putra asli Maluku Utara tersebut diangkat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Morotai, menggantikan Kristanto Trinoviandri.
Pengangkatan Safri Abd Muin tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-10422/C/09/2026 tanggal 22 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Safri Abd Muin merupakan putra asli Maluku Utara yang kini dipercaya menduduki salah satu jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan di daerah tersebut.
Penunjukan Safri sebagai Kajari Kepulauan Morotai menjadi bagian dari rangkaian rotasi dan promosi pejabat struktural yang dilakukan pimpinan Kejaksaan sebagai bagian dari penataan organisasi.
Dalam keputusan yang sama, Jaksa Agung juga menetapkan sejumlah pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural lainnya di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Keputusan tersebut ditandatangani atas nama Jaksa Agung Republik Indonesia oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan, Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum.
Disela-sela kesibukanya pria yang dikenal tegas dan humoris ini tidak lupa menunaikan Rukun Islam ke 5 yakni melaksanakan ibadah Haji pada tahun 2023.
Sebagai Kajari Kepulauan Morotai, Safri Abd Muin nantinya akan memimpin pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan di wilayah hukum Kabupaten Pulau Morotai, termasuk memastikan pelaksanaan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Diketahui Safri adalah anak pertama dari tiga bersaudara atas nama Bahri Abd Muin sebagai anak kedua dan Munira Abd Muin anak ketiga dari pasangan Alm. H. Abd Muin H. Umar dan Hj Budi Djabar.
Ia lahir di Ternate pada 13 Mei 1980, lulus dari SD Negeri 2 Gambesi pada tahun 1990 dan melanjutkan pendidikan di Tsanawiyah Pondok Pesantren Bumi Hijrah yang lulus pada tahun 1993 dan melanjutkan pendidikan di Aliyah Negeri Ternate yang lulus pada tahun 1998.
Safri mendapatkan gelar S1 di Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan lulus pada 2021 dan kembali melanjutkan Pasca Sarjana (S2) di Universitas Jayabaya Jakarta dan selesai pada tahun 2013.
Putra daerah Asal Ternate ini, mulai merintis karier di lembaga Adhyaksa sejak tahun 2004 untuk menjadi calon Jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan.
Dalam tahun yang sama, Safri diangkat menjadi Ajudan Pribadi atau ADC Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara dan mulai mengikuti pendidikan Jaksa dua tahun setelahnya yaitu pada tahun 2006.
Pada tahun berikutnya yakni 2007, Safri menjadi Jaksa fungsional di Kejari Ternate dan pada 2010 naik menjadi Pemeriksa di Kejari Ternate.
Karier anak pertama dari pasangan Alm. H. Abd Muin H. Umar dan Hj Budi Djabar mulai meningkat pada tahun 2013 setelah dipercayakan untuk menjadi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Tidore dan 4 tahun setelahnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasi Intel di Kejari Halmahera Utara pada tahun 2017.
Setelah dari Kejari Halmahera Utara, Safri kembali ditunjuk menjadi Kasi Barang Bukti (BB) di Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan kembali ke Kejari Ternate dengan jabatan sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) pada tahun 2022.
Tiga tahun berikutnya, pria kelahiran 13 Mei 1980 ini, mulai ditunjuk menjadi Kasi I pada Asisten Intelijen Kejati Maluku Utara dan tercatat pada Maret 2025 menjabat sebagai Plt Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kejati Maluku Utara dan pada 17 Juli 2025 siang, dilantik sekaligus dikukuhkan menjadi Kabag TU definitif oleh Kajati, Heri Ahmad Pribadi.
REDAKSI










