Kajati Malut Resmi Lantik Safri Abd Muin Sebagai Kajari Kepulauan Morotai

Kajati Malut, Roberth M. Tacoy, pimpin Pelantikan Safri Abd Muin sebagai Kajari Kepulauan Morotai (Dok/istimewa)

MALUKU UTARA – LINGKARSULTRA.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberth M. Tacoy, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Morotai, Safri Abd Muin, Senin (26/10/2026).

Safri Abd Muin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (KTU) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, resmi menggantikan Kristanto Trinoviandri yang mendapat penugasan baru sebagai Kajari Ogan Komering Ulu.

Pengangkatan Safri Abd Muin tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-10422/C/09/2026 tanggal 22 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Kajati Maluku Utara, Roberth M. Tacoy, menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan dinamika organisasi yang wajar dan diperlukan untuk penyegaran kepemimpinan, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan karier pegawai.

Menurutnya, pelantikan tersebut tidak boleh dimaknai sebatas seremoni pergantian jabatan, tetapi merupakan penyerahan amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan dari pimpinan maupun masyarakat.

“Pelantikan hari ini hendaknya dimaknai bukan sekadar sebagai seremonial pergantian posisi, melainkan sebagai penyerahan amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan dari pimpinan serta masyarakat,” tegasnya.

Roberth menyebut, Kabupaten Pulau Morotai memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan wilayah luar negeri. Kondisi geografis daerah kepulauan dan perbatasan tersebut menghadirkan tantangan tersendiri dalam pelaksanaan penegakan hukum.

Karena itu, ia berharap Kejaksaan Negeri Pulau Morotai mampu menjadi benteng kepastian hukum, pengayom masyarakat, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan pembangunan.

Kepada Kajari Morotai yang baru dilantik, Kajati menyampaikan sejumlah arahan penting. Pertama, segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah, budaya, serta potensi kerawanan hukum di Morotai. Kedua, melakukan konsolidasi internal untuk menjaga soliditas dan profesionalisme seluruh jajaran.

Ketiga, melaksanakan penegakan hukum secara tegas, adil, humanis, dan berintegritas, dengan tetap mengedepankan hati nurani serta menghindari penyalahgunaan wewenang dan tindakan tercela yang dapat merusak citra institusi Kejaksaan.

Keempat, memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, dan para tokoh masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pendampingan hukum yang efektif bagi program pembangunan daerah agar berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas dari korupsi.

Kelima, meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan hukum yang transparan, akuntabel, serta responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat.

“Saya percaya, dengan pengalaman, dedikasi, dan integritas yang Saudara miliki, Saudara akan mampu memimpin Kejaksaan Negeri Morotai dengan baik dan membawa perubahan positif bagi kemajuan institusi serta masyarakat Morotai,” ujar Roberth.

Pada kesempatan itu, Kajati Maluku Utara juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang mendapat penugasan baru maupun pejabat sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas selama menjalankan tugas.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Safri Abdul Muin, atas pengabdiannya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Maluku Utara, serta kepada Tina Safri yang telah mendampingi dalam kegiatan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

Apresiasi serupa disampaikan kepada Dr. Kristanto Trinoviandri, S.E., S.H., M.H., atas dedikasi dan loyalitasnya selama memimpin Kejaksaan Negeri Pulau Morotai. Roberth juga mengucapkan selamat bertugas kepada Kristanto di jabatan barunya sebagai Kajari Ogan Komering Ulu.

Ia berharap pengalaman selama bertugas di Morotai dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di tempat yang baru, termasuk dalam memajukan organisasi IAD.

Menutup sambutannya, Roberth mengajak seluruh jajaran untuk memohon petunjuk dan bimbingan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sumber: Kierahapost.com