Disdukcapil dan Dinsos Konsel Gelar Bimtek Aktivasi IKD pada Bhabinkamtibmas Dukung Perlinsos

Kepala Dinas Dukcapil Konawe Selatan, Harlin, S.Pd., M.Si (kedua dari kiri) bersama Wakapolres Konawe Selatan, Kompol Hartono Rahman (kedua dari kanan) dalam kegiatan Bimtek di Aula Polres Konawe Selatan, Selasa (6/10/2026). Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – LINGKARSULTRA.COM – Komitmen mewujudkan data kependudukan yang akurat untuk perlindungan sosial yang tepat sasaran, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bersama Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Program Nasional Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Kegiatan Bimtek tersebut secara khusus diberikan Kepada Bhabinkamtibmas Sat Binmas di Lingkup Polres Konawe Selatan, bertempat di Aula Polres Konawe Selatan, Selasa (6/10/2026).

Tujuan utama kegiatan ini yakni, Peningkatan Pemahaman dan Keterampilan dalam Aktivasi IKD, Mendukung Program Nasional Perlindungan Sosial (Perlinsos), serta mewujudkan Data Kependudukan yang Akurat, Terintegrasi dan Tepat Sasaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Polres Konawe Selatan, yakni Wakapolres Konawe Selatan, Komisaris Polisi (Kompol) Hartono Rahma, Kasat Binmas Polres Konawe Selatan AKP Heru Purnomo, para Kanit Bhabinkamtibmas, Kanit Bimas dari 18 Polsek jajaran, Kanit Provos, serta seluruh Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Konawe Selatan. Turut hadir jajaran dari Dinas Sosial Konawe Selatan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Nasional Perlindungan Sosial yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Sosial.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Dukcapil Konawe Selatan, Harlin, S.Pd., M.Si menegaskan bahwa saat ini IKD menjadi kunci utama bagi masyarakat untuk mengakses bantuan sosial.

“Sesuai tema Bimtek kita hari ini, ‘Bersama Dukcapil, Dinsos dan Polri, Wujudkan Data Kependudukan yang Akurat untuk Perlinsos yang Tepat Sasaran‘. Intinya kegiatan ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bantuan sosial, seperti PKH, BPNT dan bantuan sosial lainnya,” ujar Kadis Dukcapil Konawe Selatan itu.

Ia menjelaskan, aturan terbaru dari Kemensos menyebutkan bahwa untuk mendapatkan bantuan sosial (Perlinsos) harus melalui IKD, Identitas Kependudukan Digital. Jika data kependudukan tidak padan dengan Dukcapil, maka bantuan akan terkendala dalam pendaftaran bantuan Perlinsos.

“IKD ini adalah KTP digital di dalam handphone. intinya sangat aman dan memudahkan. Banyak warga yang gagal dapat bantuan karena NIK tidak padan, belum update status kawin, pindah alamat, dan lain-lain. Dengan IKD, semua bisa terdeteksi dan diperbaiki langsung,” jelasnya.

Untuk itu, kata Harlin sesuai hasil keputusan bersama dengan Bhabinkamtibmas akan melakukan mobilisasi pada masyarakat di tiap-tiap Polsek dan dari Dinas Dukcapil akan turun jemput bola untuk melakukan aktivasi IKD.

Oleh karena itu, pihaknya menggandeng Polri karena Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak di desa yang paling dekat dengan masyarakat.

“Kami tidak bisa sendiri. Kami butuh bantuan dari rekan-rekan Bhabinkamtibmas untuk mensosialisasikan ini di desa binaan masing-masing. Agar masyarakat Konawe Selatan tidak ada lagi yang terlewat bansos hanya karena masalah KTP,” tutup Harlin yang juga mantan Camat Konda itu.

Sementara itu, Wakapolres Konawe Selatan Kompol Hartono Rahman, menyambut baik dan mendukung penuh program nasional ini. Ia memastikan seluruh personel Bhabinkamtibmas akan menjadi agen sosialisasi IKD di lapangan.

“Kami dari Polres Konawe Selatan siap mendukung. Ini sesuai dengan tugas kami untuk hadir di tengah masyarakat. Seluruh Kanit Bhabinkamtibmas, Kanit Bimas Polsek jajaran 18 Polsek dan Bhabinkamtibmas akan kami kerahkan untuk membantu Dukcapil dan Dinsos,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kasat Binmas AKP Heru Purnomo menambahkan, pihaknya akan mengintegrasikan materi IKD dalam setiap kegiatan sambang desa, door to door system (DDS) dan penyuluhan Kamtibmas.

“Kita akan jemput bola. Warga yang belum paham cara aktivasi IKD, kita pandu. Gratis, cukup bawa HP Android dan KTP-el. Tidak sampai 5 menit jadi,”

Dari Dinas Sosial Konawe Selatan dalam kesempatan yang sama juga menjelaskan bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kini telah terintegrasi dengan data Dukcapil. Penyaluran PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya di tahun 2026 akan memprioritaskan warga yang sudah aktivasi IKD.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan sinergi antara Dukcapil, Dinsos, dan Polri semakin kuat, percepatan aktivasi IKD di Konawe Selatan bisa mencapai target nasional, dan yang paling penting, bantuan perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kegiatan ditutup dengan praktik langsung cara aktivasi IKD dan foto bersama.

Laporan: Lan